Nggowes Bersama 82 yoo....

Sepedahan Alias Pit2-an santai Singgah di Tempat Pelelangan Ikan Kota Tegal

Sabtu, tanggal 24 April 2010.

Sepeda belanja

Sepeda belanja
Sepedahan ke Pasar

Sabtu tanggal 24 April 2010, jam 07.15 start dari rumah dengan tujuan keliling kota Tegal. Jalanan sedikit basah karena semalam habis diguyur hujan. Namun tidak menjadikan kendala bagi saya mengayuh pedal sepeda Shierra Route yang diambil rumah jalan Poso, Depot Pertamina-jalan ke Stasiun K.A, Lapangan Basket SMA I - jalan Tentara Pelajar (Pasar Burung) - Alun2 Tegal-Masjid Agung - Pasar Pagi - Balai kota Markas AL-ke barat menuju Tegalsari - (via Jalingkot). Karena ban sepeda terasa kurang angin, saya berhenti menuju ke tambal ban untuk tambah angin. Di tempat tembel ban, yang ada dibenak saya adalah terminal bus kota yang menjadi tujuan. Namun ditengah perjalanaan saya mengayun pedhal (ngonthel), terpampang besar tulisan di sebelah Utara jalan (jalan Piere Tendehan) “ Tempat Pelelangan Ikan Kota Tegal ”.Terbesit dipikiran ikan laut segar, saya urungkan perjalanan / tujuan ke terminal Bus. Putar haluan stang sepeda menuju TPI kota Tegal apa yang kita lihat disini, suasana khasaktivitas para nelayan sedang bongkar muat ikan yang didapat dan para tengkulak2 yang membeli. Berjajar-jajar kapal nelayan seakan melepas kelelahan menunggu giliran kapan berangkat kembali untuk melaut mencari ikan. Banyak para awak kapal yang baru mandi di deck kapal.

Kapal-kapal nelayan dan aktivitas nelayan


Aktifitas Kapal Nelayan

Aktifitas Kapal Nelayan
Suasana pagi hari di TPI

Suasana Pasar Pelelangan Ikan menampakkan keramaian dengan dipadati penjual dan pembeli yang semuanya rata-rata memakai sepatu boat karena becek habis diguyur hujan dan hanya saya sepertinya yang menggunakan sepatu olah raga. Saya sandarkan “ Poligon Shierra ”, lebih tertarik masuk ke pasar. saking beceknya saya jalan mengendap endap memilih jalan yang agak kering namun tidak ada pilihan apa boleh buat langkahkan kaki sampai jua. Terlihat di situ ikan2 besar kecil saya tuju penjual cumi2 he...he..he segar saya bertanya : berapa per kg ? jawabnya Rp. 22.000,- saya tawarpun tidak bisa akhirnya saya beli 1 kg.

Tempat Pelelangan Ikan Tegal Sari kota Tegal


TPI

TPI

Pasar tempat yang menjadi kegiatan penjual dan pembeli di sebelah baratnya lokasi tersebut dalam foto di atas. Setelah mendapatkan cumi segar, saya melanjutkan perjalanan wisata sepeda dengan mengayuhnya kembali pedhal “ Poligon Shierra ” menuju

Jalan raya. Dari TPI stang sepeda saya kendalikan kearah Timur – masuk lorong bawah Jalan raya-depan Hotel Carlita - terus ke selatan Piuss - keselatan Perumahan B.I - jl raya Sudirman. Kearah timur waktu menunjukkan 08.30 wib di depan ada warung makan “ Mi-

Raos” , Konon cerita warung ini berdiri sekitar tahun 1968 kurang lebih 42 tahun yang lalu Sudah ada.

MiRaos

MiRaos
RM. Sederhana MiRaos

Warung makan “MiRaos” tampak sederhana namun menu komplet

Di warung ini saya mampir pesen teh panas dan nasi rames dengan ayam opor. Menu yang ada soto ayam atau daging, sop daging atau ayam sayur, lengko, rawon, rames, Warung memang sederhana tapi banyak orang yang mampir disini entah karena tempat yang strategis atau memang masakannya yang membikin orang terpikat.

Pesanan sudah disajikan didepan meja tempat saya duduk, kemudian mulailah saya melahapnya wah sedap.......mak nyusss rasanya .nikmat. Mungkin karena .perut udah keroncongan sehingga makan rasanya nikmat sekali. Alhamdulillah...... dengan menyruput /Minum teh hangat keringat keluar dan saya keluarkan sebatang rokok GG filter menambah santainya di warung sambil sedikit-sedikit menghabiskan teh hangatnya.

Kemudian saya melanjutkan perjalanan wisata sepeda pulang via jalan Diponegoro Jalan Kartini-jalan Poso- alan Hanoman -masuk di Perumahan Mejasem Barat. Finis sampai rumah jam 09.30 wib. Dengan sebotol air putih saya minum segaaaarrrr.........

Sepedahan (Pit2-an) wisata Tegal, Pasar Burung

Sepedahan (Pit2-an) wisata Tegal, Pasar Burung

suasana di pasar burung

suasana di pasar burung
Beli kurungan

Minggu , 25 April 2010, jam 09.15.

saya menerus wisata sepeda (Pit2-an) untuk mengisi hari libur setelah kejenuhan selama sepekan dalam melaksanakan tugas- tugas kantor. Pagi ini cuaca tidak panas & tidak hujan mataharipun malu – malu menampakkan cahayanya menambah redup dan damainya suasana perjalanan wisata sepeda. Sudah saya persiapkan sebotol air handuk, topi dan handphone Nokia yang selalu melekat pada ikat pinggang serta kaca mata penyejuk

Berangkatlah saya dari rumah jam 09.15 dengan suasana yang menyegarkan kuinjakkan kaki kanan ke pedhal “Poligon Shierra” ku, dan kaki kiriku mengayuh pedhal saling bergantian. Tujuan utama dalam wisata sepeda hari ini “Pasar Burung”. Tema ini mengenang masa laluku tahun 2003 – 2007 selama 4 tahun, saya menekuni “Burung Ocean”. Di pasar itu ada kios “Maz-Bejo” yang dikenal oleh para maniak burung ocehan orang2 Tegal (Ortega club) , Kios Maz-Bejo menyediakan / menjual burung ocehan dan aneka merk makanan burung. Di kios itulah tempat nangkringnya para pengge- mar burung ocehan (Burung Mania) Ortega.

Ok, ditinggalkan sementara “ Mania Burung Ocehan “ insyaAllah akan dibahas dalam tema “ 4 (empat) Tahun Bergelut di Dunia Burung Ocehan “. Kemudian saya lanjutkan perjalanan sepeda wisata ini, dari pasar burung saya onthel lagi sepeda menuju pasar rombeng. Pasar ini sebagai tempat jualan berbagai macam barang2 / onderdil sepeda motor, seperti spion, knalpot, rantai, slebor serta macam2 aneka peralatan lain. Kaki saya mengayuh lagi sepeda

menuju alun-alun kota Tegal, yang biasanya diramaikan oleh atlit-atlit pelari pagi, saat ini sepi sekali. Pantesan sepi setelah saya melihat waktu yang ditunjukan oleh jam tangan yang melingkar di pergela - ngan menunjukkan jam 10.00 wib. Terus 2 roda sepeda tetap berputar, stang sepeda saya kendalikan memutar alun-alun, menuju jalan Kartini yang menjadi sarana penghubunng pengendara ke stadion Wisanggeni (GOR Wisanggeni) di sini ini terdapat

Alun-alun Kota Tegal

Alun-alun Kota Tegal
Alun-alun kota Tegal

satu gedung olahraga yang digunakan sebagai tempat ivent-ivent tournamen : Basket Ball, Badminton, pingpong, volly, dsb. Serta bagian luar terdapat 5 (lima) ban lapangan tennis

GOR Wisanggeni Kota Tegal

GOR Wisanggeni Kota Tegal
GOR Wisanggeni Kota Tega

Terus saya lanjutkan menuju pasar langon, di halaman pasar ini terdapat warung makansederhana yang menyediakan sate kambing sop, gule, sayur asem iga kambing kesukaan sayang masih belum

matang. Selanjutnya perjalanan ke arah timur lewat jembatan yang melintang di atas sungai Gung / Kali Gung jembatan ini relatif sempit untuk simpangan roda empat. Kali Gung ini yang membatasi wilayah


Pasar Langon Kota Tegal

Pasar Langon Kota Tegal
Pasar langon Kota Tegal

administrasi kota Tegal dan Kab.Tegal. Sebelah timur sungai tersebut sudah masuk wilayah Mejasem Barat artinya perjalanan saya sudah mendekati finish. Kemudian stang sepeda saya belokkan ke utara jalan Pala Raya , terus menuju swalayan Indo Mart , waktu telah menunjukkan jam 10.45 wib. Sampailah sudah perjalanan wisata saya

dengan selamat.........Alhamdulillah,..segaaaar. Sampai jumpa di iven2 berikutnya,



Maz-Tanto82, tunggu iven selanjutnya........

Tidak ada entri.
Tidak ada entri.